Archive

Archive for the ‘kata-kata mutiara’ Category

Bahagia Itu Sederhana

July 30, 2012 10 comments

#BahagiaItuSederhana

Malam ini aku mendapati seseorang yang dekat dengan ku merasakan kebahagiaannya, karena dia mendapatkan arti dari lelah bekerja.  Dia mendapati bahagia itu karena hari ini adalah hari di mana dia merasakan sejatinya kerja keras untuk meraih rezeki dari berdagang.  Walaupun hasil yang dia dapatkan tidak seberapa dengan apa yang dia keluarkan, namun dia merasakan sangat have fun dengan kegiatan berdagang tersebut.

Aku tersenyum dengan pengakuannya, aku pun ikut bahagia.

Read more…

Cita-Cita

December 5, 2011 3 comments
Throwing to the ocean

 

Mengejar cita-cita dan tujuan itu seperti melempar sepotong kayu ke lautan.

Kau tak perlu tahu seberapa jauh kayumu itu terseret ombak, apakah hingga ke pulau seberang atau kembali kepada mu?

Asal kau telah melempar hingga mengeluarkan urat-urat terbaik di otot trisep dan bisepmu, kau pasti puas karena itu sudah yang terbaik..

23 April 2011

Categories: kata-kata mutiara

What’s in A Name?

July 10, 2011 1 comment

“What’s in a name?
That which we call a rose
By any other name
Would smell as sweet”

Itu perkataan William Shakespeare sang pujangga tersohor asal Inggris sana dalam cerita Romeo and Juliet. Yap, “apalah arti sebuah nama?” Aku pun berpikiran sama dengan perkataan Shakespeare. Kata orang-orang, nama dapat mengandung doa yang diberikan orang tua kepada anaknya yang baru lahir agar sang anak dapat seperti doa yang tersirat dalam nama itu.

Misalnya, Nur Ihsan, nama dalam bahasa Arab, bisa diartikan “Cahaya Kebaikan”, atau Ayu Anindita nama dalam bahasa Jawa, bisa diartikan “Cantik Sempurna”. Kalo melihat kedua contoh nama tersebut, dapat dipastikan si orang tua ingin Ihsan menjadi sang pembawa kebaikan (Nur Ihsan – Cahaya Kebaikan) dan si Ayu menjadi cewek yang paling cantik. Tapi coba deh lihat politisi bernama Muhammad Nazaruddin, bukankah dia penyandang nama Nabi besar umat Islam? Tapi kalau lihat kondisinya terkini, mungkin semua orang di Republik ini bahkan rekan-rekannya di partai Biru pasti tidak setuju dengan perbuatan dan kelakuannya yang melawan hukum.

Melihat contoh kongkret Nazaruddin, ada benarnya perkataan si Shakespeare, jikalau pun bunga mawar kita sebut dengan nama lain, tetap saja wanginya harum semerbak. Nah, kalo si M. Nazaruddin biar pun namanya sama dengan Nabi besar agama saya, tetap saja dia seorang penjahat hukum bukan?

“Emang Krisosa itu nama apa sih? marga ya?”

Read more…

Just Like Before..

November 10, 2010 Leave a comment
just like before..

just like before..

Just like before, I think it’s a different thing, but the same thing..

*itu salah satu tweet saya di 10 November*

Read more…

While…

August 16, 2010 6 comments

Sementara saya berpikir untuk selalu melakukan yang terbaik, namun hati tidak merespon untuk tetap bertahan.

Ah, biarlah waktu jua yang menentukan..