Archive

Archive for the ‘22 vs 1 bola’ Category

Jerman di Piala Eropa 2012

June 10, 2012 6 comments
Euro 2012 Logo

Euro 2012 Logo

Piala Eropa 2012 atau yang lebih dikenal dengan sebutan Euro 2012 telah bergulir sejak 8 Juni hingga 1 Juli 2012 nanti, kurang lebih berdurasi 3 minggu. Euro 2012 ini digelar di Polandia dan Ukraina. Euro 2012 sebagai turnamen sepakbola antar negara-negara Eropa dapat dianggap sebagai turnamen sepakbola termegah dan terketat setelah Piala Dunia. Ada beberapa negara kuat sepakbola bertarung di sini yaitu, Spanyol (juara bertahan Euro 2008 dan World Cup 2010), Belanda (Juara Euro 1988), Jerman (Juara 3 kali Euro), Italia (Juara 1 kali Euro), Inggris, Prancis (Juara 2 kali Euro), Portugal, dll. Turnamen ini menurutku sangat ketat melebihi Piala Dunia, karena secara rangking FIFA dan kualitas pemain2nya sangat merata. Jadi bersiaplah untuk menyaksikan kehebatan skill, taktik, dan strategi sepakbola terbaik dari kiblat sepakbola dunia yaitu, Eropa.

Read more…

Advertisements

Menuju Liverpool Baru..

May 15, 2011 1 comment

Minggu, 15 Mei 2011 | 12:43 WIB

Malam nanti, Liverpool akan melakoni pertandingan ke-37 di English Premier League (EPL) melawan Tottenham Hotspurs di Anfield.  Pertandingan ini akan menentukan siapa yang mengisi posisi ke-5 di EPL musim ini. Walaupun posisi ke-5 tidak prestisius, namun demi mendapatkan tiket untuk bermain di Liga Europa musim depan, The Reds wajib memenangkan pertandingan nanti malam. Tiket Eropa tersebut penting demi memperbanyak kesempatan bermain bagi pemain-pemain muda Liverpool yang saat ini sedang digembleng ke arah yang benar oleh Kenny Dalglish.

Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 12 Mei 2011, Kenneth “King Kenny” Dalglish resmi ditunjuk sebagai Manajer Liverpool untuk waktu 3 tahun ke depan. Jujur saja, sejak ditangani King Kenny mulai awal Januari lalu, pencapaian The Kop naik drastis dari posisi ke-12 (warisan Roy Hodgson) hingga kini posisi ke-5 dengan poin 58. Sungguh, saya dan mungkin seluruh fans – Liverpudlian – Liverpool pasti senang dengan diangkatnya King Kenny sebagai Manajer tetap.

Read more…

New Blog!

May 14, 2011 1 comment
New Blog - The Ball Story

New Blog - The Ball Story

Sebenarnya lebih tepat blog ini adalah blog alternatif saya.

Blog baru itu beralamat di http://theballstory.wordpress.com. Saya buat blog itu untuk sekedar menuangkan tulisan-tulisan fiksi saya tentang sepakbola. Intinya, tulisan (mungkin bisa disebut novel, karena bersambung dan panjang) itu tentang seorang pemuda yang hobi bermain sepakbola. Tapi cerita The Ball Story ini tidak melulu tentang sepakbola, ada banyak hal seperti persahabatan, sportivitas, kerjasama, konflik, drama, hingga tentunya yang paling seru yaitu, percintaan. 😀

Cerita The Ball Story akan dibuat menjadi tiga episode yaitu, The Beginning, The Transfer, dan The Finale. Setiap episode menggambar perjalanan karakter utama dalam cerita. Tentunya banyak cerita seru dari sang karakter mulai dari awal dirinya membangun jati diri di The Beginning, pertemuannya dengan sahabat-sahabat serta lingkungan baru di The Transfer, hingga dia menemukan impiannya di The Finale.

Penasaran?! Silakan baca saja, ya! 😀

*note :

1. Maaf, kalo tulisan2nya tidak menarik seperti tulisan Fira Basuki yang melodramatik dan melankolik,  Andrea Hirata yang sangat sains dan metafora , ataupun Raditya Dika yang humoris dan gokil! Maklum cuma tulisan saya ini saya buat ketika iseng saja. 😛

2. Gambar diambil dari sini

Sudah, Jangan Berharap Banyak Pada PSSI

January 7, 2010 3 comments
Penonton masuk lapangan di Indonesia vs Oman

Penonton masuk lapangan di Indonesia vs Oman

Sudah berapa kali masyarakat Indonesia kecewa dengan “perlakuan” timnas PSSI. Entah, itu U-17, U-19, U-20, U-23, hingga timnas senior, gak ada yang bisa dibanggakan. Tahun 2009 hingga awal Januari 2010 ini saya memcatat ada tiga kemerosotan prestasi timnas PSSI.

Satu, ketika timnas U-19 yang notabene sudah 2 tahun berkompetisi di salah satu negeri Amerika Selatan, yaitu Uruguay, hanya menjadi peringkat ketiga di Kualifikasi Piala Asia U-19. Itu artinya mereka tidak dapat menarikan tarian Latino di turnamen sebenarnya. So, apakah berlatih dan bertanding di Uruguay itu hanya menghambur-hamburkan uang saja tanpa prestasi?

Dua, ketika timnas U-23 bersaing di arena SEA Games Laos 2009 untuk membawa pulang medali emas. Tapi apa nyana? Boaz, dkk. hanya mampu imbang dengan Singapura, dan lebih mengenaskan lagi timnas masa depan ini hancur di hadapan Myanmar dan tuan rumah Laos yang biasanya timnas Garuda dapat kalahkan dengan skor telak. Well, hanya satu angka yang dibawa pulang ke Jakarta. Kado terburuk yang didapatkan oleh rakyat Indonesia di penghujung tahun.

Tiga, ketika timnas senior ingin mengulangi kesuksesan empat kali berturut-turut lolos ke Piala Asia. Wah, kalo ini sih saya sudah pesimis sejak pertandingan keempat saat ditahan imbang Kuwait 1-1 di Jakarta. Sulit! Alhasil, hasilnya sudah bisa ditebak. Bambang Pamungkas, cs. “cuma mampu” kalah 1-2 dari Oman.

Prestasi timnas saat ini sangatlah memprihatinkan, kalo nggak bisa dibilang buruk, ya mungkin sedang berada pada titik nadir. So, mimpi PSSI untuk menghelat Piala Dunia 2022 di Indonesia sih sah-sah saja. Tapi apakah begitu pentingnya bidding Piala Dunia tersebut hingga melupakan kualitas timnas? Timnas seperti dianak tirikan. Sudah banyak keluhan dari pemain serta pelatih. Entah itu kurangnya uang saku pemain, manajemen yang buruk, hingga tiadanya uji coba-uji coba internasional yang mumpuni. Kompetisi Liga Super Indonesia pun sepertinya hanya menangguk keuntungan saja tanpa memperhatikan kualitas outputnya.

Well, seperti kata seorang fans Indonesia yang masuk ke lapangan (saat timnas melawan Oman, 6 Januari 2010 di GBK)

“Saya melakukan itu karena kecewa tas prestasi timnas Indonesia yang tak pernah menang. Selalu kalah, bahkan selalu seri”  ujar Hendry Mulyadi kepada detikcom

Yap, Hendry Mulyadi adalah salah satu dari puluhan mungkin ratusan juta pemerhati timnas Indonesia yang kecewa dengan PSSI.

So? Untuk saat ini jangan berharap pada PSSI lagi deh. Bagi kita timnas menang itu luar biasa, seri itu biasa, kalau kalah? Ya sangat sangat biasa! Jadi ndak usah malu, ya! 😛

note : gambar diambil dari sini

Yeaah.. Sayang!

May 17, 2009 4 comments

Sayang!

Dengan hanya menyisakan 1 pertandingan saja, akhirnya Liverpool gagal meraih impian untuk merengkuh trofi English Premier League yang sudah dinanti-nantikan selama hampir 2 dekade. Memang sulit. Dengan kondisi perbedaan kualitas pemain-pemain lapis utama dan lapis kedua membuat Liverpool gagal melakukan rotasi pemain dengan sempurna pada musim. 😦

Fernando Torres dan Steven Gerrard, keduanya berhasil membukukan gol lebih dari sepuluh. Namun, ketika salah satu atau bahkan keduanya tidak tampil, Liverpool seperti sulit untuk menang. David Ngog, Ryan Babel, Lucas Leiva dan Albert Riera tidak mampu menggantikan mereka secara utuh.  Padahal dengan begitu banyaknya pertandingan yang dilalui The Reds musim ini, sudah selayaknyalah tim besar macam Liverpool ini tidak bergantung pada satu atau dua pemain saja.

Uggh!! Akhirnya Manchester United (tumben aku menuliskan nama klub ini secara benar!), jugalah yang memupuskan harapan para Liverpudlian sedunia. Parahnya lagi,  klub yang tanggal 20 Juli nanti bakal membantai Indonesia All Stars ini berhasil menyamakan angka jumlah juara Liga Inggris sepanjang masa milik Liverpool!! 😦

Read more…

This Is Liverpool’s Old Trafford

March 14, 2009 5 comments

Hurraayy!! Liverpool menang lagi! 😀

Fabio Aurelio Pencetak Gol Ketiga Liverpool

Fabio Aurelio Pencetak Gol Ketiga Liverpool

Setelah mengalahkan Real Madrid pada leg ke-2 UEFA Champions League di anfield dengan skor telak 4-0, kali ini Liverpool berhasil melanjutkan kejayaannya tersebut dengan mengalahkan sang juara bertahan English Premier League, Manchester United dengan skor 4-1 di Old Trafford.

Read more…

Categories: 22 vs 1 bola, Hot News!

Torres-Gerrard Si Kelas Berat!!

March 11, 2009 2 comments

Aku hanya berbagi kebahagiaan The Reds dan Liverpudlian di seluruh dunia, bahwa Liverpool menang telak 4-0 (agregat 5-0) atas Real Madrid.

Fernando Torres sang striker internasional Spanyol membuka perbedaan di antara kedua tim dengan gol pertama bagi tim. Lalu penalti Steven Gerrard menambah keunggulan The Reds memanfaatkan handsball Gabriel Heinze. Di babak kedua Gerrard dan Dossena membuat Liverpool menghajar telak Real Madrid dengan skor 4-0.

 

Gerrard dan Torres Beraksii

Gerrard dan Torres Beraksii

Pertanda Liverpool mulus ke final Liga Champion? Kita tunggu saja. 😀

Gambar dari sini : http://www.dailymail.co.uk/sport/football/article-493078/Gerrard-title-feeling-thanks-new-Liverpool-hero-Torres.html

Categories: 22 vs 1 bola, Hot News!