Home > My Musicality, Yang Datang dan Yang Pergi > Kembalinya (Menulis) TPK

Kembalinya (Menulis) TPK

Fyuuuh.. Akhirnya aku kembali menulis.. Setelah cukup lama aku terlantar dari dunia blogging, akhirnya aku mencoba melunasi “utang-utang menulisku” yang menumpuk.

Untuk pelunasan utangku pertamaku kuawali dengan pengalamanku saat sebelum, saat, dan setelah pensi Himakom, Sneakers, 26 April lalu (dah lamaa bangeettss, je?!😀 ).

Latihan

Ditunjuknya The Poison Kings (TPK) sebagai Home Band di Sneakers, membuat TPK lebih serius dalam persiapannya. Latihan pun mulai digeber mulai di awal Maret. Namun, dikarenakan materi lagu yang belum siap, personel yang belum lengkap, serta konsep yang belum jelas, latihan pertama dan terakhir di bulan maret itu berjalan dengan “hambar”.

Bulan April, salah satu personel TPK, Joe menjalani fase paling menentukan dalam studinya di UGM yaitu, sidang skripsi. So, jadwal latihan TPK pun dihentikan sementara hingga si Joe menyelesaikan “kewajibannya” itu. Dan gawatnya, vakum latihan ini berlangsung hingga 1 minggu sebelum manggung. Akhirnya, aku berinisiatif menghubungi teman-teman TPK. Orang pertama yang kuhubungi adalah si Joe. Joe mengonfirmasi bahwa para personel yang akan bermain atas nama TPK lagi-lagi mengalami pergantian seperti pada konser yang terakhir.

Rifki (Ilkomp 2005) pada gitar menggantikan Arif “Surip” Aji Pratopo (Ilkomp 2004). Lalu orang baru tapi lama, Haris Ceper (Eks-Ilkomp 2002) menggantikan Bramantyo (mantan mahasiswa ilkomp 2003) pada posisi bassis. Bram sendiri, dikabarkan menghilang ke Jakarta untuk mencari nafkah.

Dua latihan awal kami masih mengalami kesulitan dalam meramu materi lagu. Bahkan akibat jenuh mengulang-ulang materi yang sama, kami memutuskan untuk mengubah format musik. Kami mencoba memainkan musik akustik. Dan gayung pun bersambut, untung saja ada studio latihan khusus musik akustik. The Fluters yang terletak di bilangan Seturan menjadi pilihan kami. Memang studio jenis masih tergolong langka di Jogja, peminatnya pun masih terbilang sangat sedikit.

Konser

Sebagai Home Band, TPK tampil pada prime time yaitu sekitar pukul 20.00. Dengan kostum kebanggaan nasional yaitu, batik, kami tampil membawakan lagu andalan TPK “Anoman Obong” sebagai pembuka. Lagu yang bercerita lakon wayang Ramayana ini sukses membuat penonton menari.

Sang penggebuk drum, Andi Kicrut sempat membuat kehebohan dengan memasang encore (gebukan drum bagian akhir lagu) di saat sang gitaris, Jon Anggak ingin mendemo melodi pada pertengahan lagu. Alhasil kejadian ini membuat Joe dan Wib yang bertugas sebagai front-men berkilah, “Wah, itu tadi skenario! Pancen geblek drumer e iki!” Praktis para penonton pun ngakak sebisa-bisanya..

Sebenarnya judul lagu kedua adalah “Jamaican In New York” gubahannya grup Reggae, Shinehead. Namun TPK sukses meng-insert into lirik Javanese ke lagu ini. So, isi lagu ini pun berubah menjadi kisah cerita seorang anak Bantul yang hidup di New York. “I’ll be Missing You” – Puff Daddy, sebagai lagu ketiga dibuat unik oleh TPK. Tiga bahasa yaitu, Bahasa Indonesia, Boso Jowo, serta English dicampur jadi satu. Hohoho, mungkin Puff Daddy gak sanggup menyanyikan lagu ini sesuai format TPK.😀

Lagu terakhir adalah lagu sedang hot di bulan ini. “Substitute Girl”, lagu dengan tempo beat cepat yang menceritakan cinta segitiga ini menutup konser TPK kali ini.

Komentar??

“Penampilannya bagus, terutama lagu kedua, Bantul neng New York.” ujar seorang teman.
“Bandmu selalu menghibur di setiap penampilan, Jon.” ungkap yang laen.

Hohoho.. Moga-moga ada produser yang denger neh komentar. hihi.. ngarep,je!😀

Daftar lagu TPK in Sneakers 2008 :
1. “Anoman Obong”
2. “Cah Bantul neng New York” digubah dari “Jamaican in New York” – Shinehead.
3. “I” be Missing You” – Puff Daddy
4. “Substitue Girl” digubah dari “‘Lelaki Cadangan” – T2.

  1. Amel
    May 19, 2008 at 4:52 am

    Weiks..Akhirny update juga..😛

    *garuk-garuk jilbab

    bingung mo komen ap?? *ga gaul, cm tau lagu I’ll be missing u doank:D

    a haa..Aku tau, it ngga, ad kurang kata2 “ini” di paragraf 6 kalimat ke 6 *bletakk..Ditimpuk pake tahu pong, ga penting Mels😛😛

  2. May 19, 2008 at 6:33 am

    Oh.. ngeband juga toh.. tak kirain coding doank…😛

  3. May 19, 2008 at 8:50 am

    @amel
    hehehe,pengamatan yg baik dari ayuk amel. iye nih,kurang kata “ini”.
    * tahu pong? seperti jenis oleh2 dari kediri yak? Enak bgt lho!😀

    @amru
    iye,ru. mesti diseimbangkan otak kiri n otak kanan.😛

  4. wahyudin
    June 13, 2008 at 8:48 pm

    dilihat dari judulnya sebenarnya asik ,tpi klu bleh coment :tu jdul jgan terllu norak ,abis eranya dah berubah.simple aja tpi sngat mengena !tpi jgn ikut2an comersil …..cari jati diri…lho.oh ya aq jga dah lma ninggalin hobi nulis q….gmn..ya….?

  5. June 14, 2008 at 3:04 pm

    @wahyudin
    waduhh maksudnya ngritik judul apa ya mas?? saya kok malah jadi bingung😀

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: