Home > Bualan Ala Si Jon, Yang Datang dan Yang Pergi > Bersabarlah dengan Operator!

Bersabarlah dengan Operator!

Hari libur kemaren, untuk kesekian kalinya aku mencoba koneksi sebuah warnet yang berukuran cukup besar berinisial “G” di bilangan jalan monjali. 

Sebenarnya aku gak terbiasa menggunakan jasa warnet ini. Namun karena tempat favorit ku mengharuskan aku mengantri di belakang beberapa orang (aku paling males disuruh ngantri di warnet!) maka terpaksalah aku mencoba Warnet “G” ini.

Tujuanku berkoneksi dengan dunia maya kali ini adalah mengupload kerjaanku yang tertunda cukup lama. Tapi, menurut suatu survei yang dipercaya (siapa ya?) 80% kegiatan yang dilakukan di warnet adalah browsing (baik yang internet maupun intranet), email checking, chatting, blogging, commenting, hacking, dan ing-ing lainnya (maksudnya?). Nah, bisa dipastikan yang 20% persen sisanya digunakan untuk hal-hal yang lebih berguna seperti cari bahan kuliahan, upload tugas kuliah, nyelesain kerjaan.Nah, survei itu pula menggambarkan aku bila sedang berada di suatu warnet.

Aku masuk ke warnet “G” layaknya penonton konser yang beruntung mendapatkan tiket terakhir. Komputer yang kudapat adalah komputer terakhir!

Nah, sebelum aku menuntaskan kerjaan untuk diupload, sekitar 1 jam aku mengubek-ubek dunia internet persis yang dijelaskan survei tersebut. Baru setelah itu aku mulai mencoba upload file-file kerjaan.

Seperti pepatah untung tak diraih, malang tak dapat dibendung. Nah, entah dikarenakan kabel USB MP3ku yang harus diperpanjang lagi dengan kabel USB komputer warnet, yang pasti MP3ku ini tidak terdeteksi!

Aku segera bertindak. Aku langsung menuju sang operator warnet.

“Mas, flashdisk saya nggak koneksi ma komputernya. Saya ingin upload, saya coba dikomputer ini ya?” Ujarku sambil menawarkan MP3ku.

“Ohya? Mana flashdisknya?” si Mas Operator balik bertanya.

Si Mas Operator pun mencoba koneksi. “Access denied” itu jawaban dari sang Komputer. Lha?

“Hmm.. coba saya pindahin ke konektor USB satu lagi ya.” ujar sang Mas Opertor.
“USb Device Not Recognized.” itu jawaban kedua dari sang komputer operator! Walah opo mene iki?

“Coba copot kabelnya dan cobain aja langsung ke konektor komputer Masnya sapa tau bisa!” ujar si Mas operator memberi solusi. Aku pun balik ke komputer dan melakukan hal yang diperintahkannya. Namun, lagi-lagi MP3ku tidak terdeteksi!

Damn! padahal satu jam yang lalu MP3 baik-baik saja di komputerku!

Aku pun kembali balik ke si Mas Operator. “Ohya, saya lupa mas. Kalo komputer 37 itu gak bisa koneksi USB.” aku si Mas Operator.

Lalu Aku memintanya untuk mencoba koneksi dengan salah satu komputer user lainnya, namun… “Yah, Mas lagi full eh. gak enak sama user.” jawab si Mas lagi.

Hohohoho! Padahal menurutku seberapa mengganggunya cuma nancepin USB aja dan menyalin data ke server? Ah, sudahlah pikirku! Mendingan Aku pindah warnet lain aja!

Pelajaran apa yang didapat dari cerita ini?
1. belajarlah bersabar menghadapi user (bagi operator)
2. belajarlah bersabar menghadapi operator (bagi user, lho?)
3. carilah warnet yang benar-benar valid, jika kamu ingin urusan pentingmu kelar!  
4. terakhir.. jadilah user yang hemat waktu. Artinya selesaikan dulu urusan 
   pentingmu di warnet sebelum urusan yang “ing-ing” itu..😀

  1. Amel (males login)
    December 27, 2007 at 4:42 am

    Keqkqk..Begitulah slh 1 prjuangan qt Ngga..

    Aq turut prihatin Ngga.., krn aq jg pnah mengalami hal yg sm, ksn kmari nyepeda cr warnet pd full, pas dpt e kek gt, USB g kdetect😀, sabaar .. Sabar🙂

  2. December 27, 2007 at 7:50 pm

    Pelajaran ke empat tuh saya setuju banget. hehehe. buat para fakir bandwidth. kyakyakya.
    no offense.

  3. December 28, 2007 at 2:51 am

    pelajaran kelima:
    Mendingan ke SIC! Gak usah sok banyak duit,.. akhir bulan-bahkan akhir taon pula!

  4. December 28, 2007 at 2:53 am

    :))

  5. December 29, 2007 at 8:26 am

    hare gene warnet ga bisa flesdishan, tutup aja😀

  6. January 1, 2008 at 9:10 am

    @amel (males login)
    hehehe.. yup tapi akhirnya kerjaannya selesai juga mel!😀
    horee😀

    @yanworks
    hmm.. tapi kalo yang jadi CSR nya perusahaan IT kan gak perlu mikirin bandwidth kan?

    @alle
    hohoho.. yang penting kenyamanan dan kecepatannya dunk!😀

    @nico
    eits… mo ngasih makan anak-istri apa co?
    piss!🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: