Contrengan pertama!

logo-pemilu-2009
Yap! pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tanggal 8 juli 2009 lalu adalah pemilu pertama yang saya ikuti. Lha, bung Criz, anda kah sudah 24 kenapa baru sekarang disebut mengikuti pemilu pertama kali?
Begini, saat pemilu 2004 lalu yang harusnya menjadi pemilu pertama saya, saya tidak dapat menyalurkan hak pilih. Hal itu dikarenakan karena saya memiliki kartu pemilih yang hanya dapat digunakan jika saya berada di alamat KTP saya. Saat itu saya tidak dapat menggunakan kartu pemilih tersebut karena saya berada di Jogja, sedangkan alamat KTP saya di kampung saya, Bengkulu. Masak saya harus menyeberangi selat sunda dulu untuk dapat mencoblos?? Saat itu, seingat saya tidak ada kemudahan mutasi pemilih yang difasilitasi BEM-KM UGM bagi mahasiswa rantau seperti saya seperti yang terjadi di pilpres 2009 ini.
Jadilah, pemilu 2004 baik itu legislatif dan presiden, saya lewati dengan hanya menonton acara orang-orang mencoblos nomor, tanda gambar, serta foto yang katanya bisa mengubah nasib mereka tersebut. Sebernarnya mupeng juga sih melihat mereka dengan seenaknya mencoblos kertas-kertas itu. Saya pikir kegiatan ikut andil dalam menentukan pemimpin kita itu, merupakan hak dan penghargaan istimewa bagi rakyat seperti saya ini.

contrengan pertama!
Saat pemilu legislatif 9 April 2009 lalu, saya juga mendapati hal yang sama seperti 2004. Saya tidak dapat mengikuti pemilu ini karena hal yang sama pula denga 2004. Sebenarnya BEM-KM sudah memfasilitasi mutasi pemilih. Tapi syarat-syarat mutasi pemilih yang menyulitkan seperti harus melengkapi formulir A5 dan KK yang hanya dapat diproses di kampung, membuat saya lagi-lagi kehilangan hak pilih. Masak sih, saya harus menunggu 5 tahun lagi untuk tahu apa saya dapat memilih atau tidak?
Beruntung, saat pilpres 2009, fasilitas mutasi pemilih yang disediakan BEM-KM UGM mempermudah saya untuk dapat menyalurkan hak pilih. Berbekal dengan KTP, KTM, dan surat pernyataan bahwa sang pemilih berada di Jogja saat tanggal 8 juli 2009, saya mendapatkan DPT.
Kalo melihat hasil survey,quick count, serta hasil perhitungan KPU sementara Pilpres 2009 di media-media, okey, jagoan saya kalah dan SBY-Boediono yang pertama.
Dan Walaupun pilpres kali ini banyak sekali kejadian-kejadian “aneh”, saya ucapkan selamat kepada SBY-Boediono, tim sukses, serta para pemilihnya. Saya harap simbol ketokohan SBY yang santun, tutur kata halus, dan berwibawa dapat menular kepada “orang-orang di sekelilingnya” nantinya.
Terakhir, harapan saya kepada SBY-Boediono dapat melanjutkan pemerintahan yang pro-rakyat dengan lebih cepat dan lebih baik.
Amiin..
Bukankah begitu, saudara?



iya deyh daripada pala gue benjol
@amel
hohoho.. bagus..bagus..
Gw gak milih aja SBY dah menang apalagi ikut milih
ada phutuna segala
kok lama gag update mas?
btw, ini kunjungan perdana, happy blogging
nyontreng juga toh
aduh sorryy nak anggak jarang ikutan futsal padahal pengen banget euy..
wah artikelnya bagus semoga bermanfaat bagi yg lain
ayo buat istri anda ketagihan klikhttp://www.solusipria.com/?id=kenedysolusi
klik http://www.solusipria.com/?id=kenedysolusi
wah lama ga keupdate juga ternyata blognya nak angga