Anak Ilkomp Kok Ngomongin Politik Praktis?
Kolaborasi IT dan politik! Itu sebuah pengalaman baru bagi pemuda tanggung macam aku ini. Mulai dari apa definisi politik dilihat dari sudut pandang subjektif dan objektif para pelakunya hingga politik sebagai sarana demokrasi kerakyatan.
Nah, kebetulan hampir selama 3 minggu Januari ini kami mengerjakan sebuah website calon anggota DPR RI periode 2009-2014 yang berada pada DAPIL Jawa Timur. Kebetulan pula kami bekerja sama dengan lembaga Pusat Pengembangan Kebijakan Daerah (PPKD) yang mengatur segala konsep dan perjalanan karier sang politisi ini.
Sebagai seremonial, maka sang politisi bermaksud membuat acara peresmian. Kami pun diundang. Nah, untuk hal ini, aku didaulat sebagai utusan dari tim kami untuk menghadiri peresmian ini. So, selama 1 x 24 jam aku berada di Surabaya coret alias perbatasan Sidoarjo.
Konsep! Yap, konsep adalah begitu penting dalam hal berpolitik. Sebuah konsep dapat menentukan sukses atau gagalnya sang politisi di panggung politik.
Nah, masalah konsep berpolitik ini pula yang dibahas saat peresmian website si calon ini Jumat, 25 Januari 2008. Dengan acara bergaya lesehan santai sambil makan-makan (katanya agar lebih merakyat), secara panjang lebar sang politisi menjabarkan segala “janji-janji” dan “gagasan-gagasan” kepada mimbar.
Di antara 3 orang tsb, Kira-kira yang manakah lebih cocok sebagai anggota DPR?
Wartawan : “Website ini ditujukan sebagai salah satu langkah untuk memenangkan pemilu 2009 nantinya? Lalu seandainya anda sudah memenangkannya, untuk apa lagi website ini?”
Sang Politisi : “Lha, tentunya jika saya nanti terpilih mewakili daerah menjadi anggota DPR, website tetap ada sebagai media komunikasi antara wakil dan rakyatnya. Jadi, tidak akan ada lagi kesenjangan komunikasi. Catat itu!”
Aku yang latar belakangnya IT pun diwajibkan memberikan “sumbangsih” dalam pembicaraan tersebut. Yah, walopun lebih banyak gak nyambungnya (Gappok – Gagap Politik)
, paling tidak aku berhasil menjaga martabat tim kami di depan orang-orang politik ini. Aku berhasil menyempatkan diri untuk membagi-bagikan kartu nama milikku. Promosilah, boy!
Satu hal lagi, sebagai anak yang lagi kelaparan tampaknya ikan patin bakar* mampu mengganjal keinginanku untuk berkeliling wisata kuliner di Surabaya ini. Selain memang gak punya duit, waktu sudah mendesak aku untuk pulang ke Jogja. Secara, ujian Praktikum Jarkomp sudah menantiku keesokan harinya! Hiks..
note :
* ikan patin bakar++ (karena selain gratis, boleh nambah sepuasnya, dab!)


Wuih..Trnyt urusan ini ke surabaya, gmn ujian kmrn? Lancar2:D?
Amiiin ada satu calon wakil rakyat di ilkom
“kesimpulan ilkom cakupannya luas bisa sampai ke politik”
salut buat mas angga hebat tetap semangat yah.. keep your spirit.
“klo jadi wakil rakyat jangan lupa merakyat”
tenang, john…
semuanya nanti beres kalo aku dah jadi presidennya; tidak bakal ada pengekangan politik, hohoho!
saya bukan politikus lho mas
tapi kalo mau dibikinin website boleh kok, biar ndak ada kesenjangan dengan bloger yang lain juga
@amaliasolicha
ujian,mel? wadoohh jangan ditanya! dikarenakan peristiwa-peristiwa macam belajar hanya sepotong2 di dalam bis, di bis gak ada penerangan yang memadai, lalu ketiduran 10 menit sebelum ujian, jadilah aku yang paling cepat keluar ruang ujian,mel! bukan karena jago tapi gak tau apa2, mel hiks..
@amru
yang calon anggota DPR tuh bukan si mas angga ini. tapi si calon asal Jatim itu loh…
si amru ini, salah ngartiin postingan,neh.
@dekisugi
asal jangan kayak presiden ke-2 itu loh..
@annots
hayoo berani berapa tawarannya?
nah.. ini dia! boleh juga diprospek nih anak..
yaks … satu lagi korban bloger ….. satu lagi korban bloger !!
.::he509x™::.
hehehe..urusan conthong menconthong, wakil rakyat Endonesa memang tiada duanya boi!
btw laptop yang dipake koq kelas banget yah?keluaran terbaru ya?ckk..ck..ck..bukan maen
@nyamukbingung
untungnya urusan “contong” ini dikuasai secara lumayan oleh si angga ini
saya netral saudara-riku sebangsa setanah air. demi tegaknya negara kesatuan republik Indonesia, mari kita bawa bangsa kita menuju bangsa yang adil makmur dan sejahtera. bermartabat dimata bangsa-bangsa lainnya. jayalah Indonesia tetap berkibar merah putihku